Tuesday, 26 June 2018

Pekerjaan Animasi 3D

Animasi, mugkin kata ini seringkali kita dengar ketika kita melihat film maupun kartun, atauketika kita memainkan games. Lantas apasih animasi itu?

Pengertian Animasi  :
Animasi adalah bagian dari suatu Film dan TV Production yang melibatkan banyak gaya, proses dan teknik yang berbeda. Orang yang mengerjakan animasi disebut animator.

Pengertian Animator :
Animator adalah seorang seniman yang menciptakan berbagai ragam gambar yang akan membentuk ilusi seolah-olah bergerak pada saat ditayangkan dengan cepat yang disebut dengan frame. Animator dapat bekerja dalam berbagai bidang seperti film, televisi, video game, dan Internet. Biasanya, sebuah karya animasi membutuhkan beberapa animator. Cara kerja dalam menciptakan gambar tersebut, sangat bergantung dari gaya dan keahlian mereka.

Tugas seorang Animator :
Dalam pekerjaannya seorang Animator bertugas,
1. Menciptakan naskah dan storyboard yang menggambarkan naskah dan narasi.
2. Merancang model, latar belakang, set, karakter, obyek, dan lingkungan animasi.
3. Mengggunakan paket perangkat lunak teknis 3d seperti after effect, blender, dan cinme 4d dan lain-lain.
4. Membengun secara rinci frame-frame animasi.

Kriteria yang dibutuhkan untuk menjadi seorang Animator?

1. Niat menjadi seorang animator.
2. Kreativitas, keahlian untuk menciptakan sesuatu (misalnya tokoh utama, gaya animasi) yang unik dan menarik. Seperti yang dijelaskan sebelumnya, dimana satu episode saja bisa membutuhkan waktu berbulan-bulan, pekerjaan animasi membutuhkan kesabaran yang tinggi, dan ketelitian serta kepekaan untuk detail.Pekerjaan seorang Animator membutuhkan konsentrasi tinggi dan kemampuan untuk menyampaikan ide, pesan dan kesan dalam bentuk animasi, sehingga dibutuhkan rasa antusiasme yang tinggi.

Beberapa perusahaan yang mempekerjakan Animator 3D:
1. Perusahaan desain web
2. Perusahaan games
3. Studio film
4. Perusahaan pemasaran
5. Desain interior
dll

Berikut tiga lowongan pekerjaan yang membutuhkan animator dengan skill 3D
1. 3D Animator BOBO.ID
Kompas Gramedia Group of Magazine
Jakarta Barat (Jakarta Raya) - Kebon Jeruk
Login untuk melihat gaji
- Min. Diploma Degree from Animation, Design Graphic, Illustration or equivalent. - Highly proficient in Software Blender, Maya, Flash, After Effects...
(https://www.jobstreet.co.id/id/job/3d-animator-boboid-2523181?fr=21)

2.Senior 3D Artist
PT Agate International
Bandung (Jawa Barat)
Login untuk melihat gaji
Responsibilities Create high-quality concept and game assets. Partner with Game Designer to define the art direction and final looks of the games....
(https://www.jobstreet.co.id/id/job/senior-3d-artist-2521360?fr=23&src=36)

3. 3D Animator MNC Animation
 Requirements
Candidate must possess at least a bachelor's / SMK / D3 degree from DKV or equivalent, specialization in animation or
Have a basic skill in 3D Animator
Have a good skill to use Animation Software (Blender, Maya, 3D Max)
Send your cv and portfolio to david.kusnadi@mncgroup.com or here
(http://www.jobsmnc.co.id/Vacancy/View/2246/3d-animator)



Referensi :

Tuesday, 22 May 2018

Dunia Organisasi Kampus? Apa Tujuannya?


Selamat malam teman-teman. Bagaimana Ramadhannya? Aman-aman saja bukan? Semoga ramadhan kali ini kita dapat memanfaatkan sebaik-baiknya ya.
Wah lama ya Mita ngak nulis. Haha. Ada yang kangen dengan tulisan Mita? Makasih deh buat yang udah kangen. Haha.
Kali ini Mita mau bahas tentang kehidupan sosial terkhusus bagai seorang mahasiswa. Ada yang inget Mita pernah nulis dengan topik mahasiswa kupu-kupu? Kalau belum baca, baca ya! Haha
Sebelumnya mau nanya nih, apakah  kalian ikut tergabung dalam sebuah organisasi? Apapun itu organisasinya? Kalau iya, apa tujuan kalian ikut organisasi? Pastinya kalian tergabung dalam sebuah organisasi pasti punya tujuan bukan? Entah apapun tujuan kalian semoga yang terbaik ya J
Aku memiliki beberapa teman yang aktif dalam organisasi. Seperti jiwa organisasi sudah ikut tercampur dalam darahnya. Sering banget aku bertanya, apasih alasannya hingga ia bisa sebegitu mencintai dunia organisasi. Padahal, aku sudah sering melihat dia terjatuh. Entah dimarahin, ataupun bertemu masalah yang dikarenakan organisasi dan pada akhirnya berujung kekecewaan. Menurutku. Sebagai seorang teman, tentunya kita juga nggak mau kan teman kita terpelosok terlalu jauh. Haha. Namun, dia selalu menjawab dengan tegas “aku ngak bisa ninggalin” . Ada yang punya teman yang demikian?
Ada juga temenku yang jelas-jelas dia bukan anak organisasi. Namun, ketika keadaan yang sudah tidak memungkingkan, dia menjadi sosok yang ya bisa disebut aktif lah. Nyatanya sering banget pil kekecewaan dia telan. Entah pengorbanannya yang sia-sia ataupun teman yang ngak mau menghargai usahanya. Yah, sebagai teman lagi pastinya sangat ngak mau kan kalau teman kita terjatuh lagi dan lagi. Namun, dia juga dengan tegas menjawab “aku ngak bisa ninnggalin”.
Ada juga temenku yang awalnya begitu aktif organisasi, namun tiba-tiba menghilang bak ditelan bumi.
Normalnya orang yang bergabung dalam organisasi adalah orang-orang dengan jiwa sosial yang tinggi. Bukan berati non-organisasi nggak punya jiwa sosial yang tinggi ya. Maksudku, jiwa sosial yang ngak bisa buat ngak bersosialisasi dengan orang lain. Rata-rata diisi dengan anak-anak ekstrovert. Meski, beberapa juga introvert. Anak-anak tipikal ini adalah tipe-tipe yang ngak bisa buat ngak mikirin sekelilingnya, rasanya kayak gatal ketika dia ngak bergerak atau turun aktif ya. Kalau ada yang mikirin anak-anak golongan ini adalah anak-anak yang caper karena banyak dikenal, sebenarnya dikenalnya dia ya karena keaktifannya. Haha
Yang paling aneh adalah ketika ada anak yang ngak punya rasa buat berorganisasi namun ikut organisasi. Ada yang begitu disekelilingmu? Rasanya aneh bukan. Dan ketika aku bertanya, sungguh jawabannya sangat keren. Anak-anak tipe yang demikian, adalah anak-anak yang rela dengan sangat meninggalkan zona nyamannya. Butuh perjuangan ekstra banget buat tampil demikian. Aku yakin pil kekecewaan dan rasa ingin mundur sering dihadapinya. Namun, dia punya rasa buat enggak meninggalkan kekacauan yang ada disekelilingnya. Rasa peduli pasti muncul dan akhirnya dia kembali. Ada dua alasan utama yang hampir semua temanku yang bersifat demikian menjawab tujuaannya. Dikarenakan, pertama dia ngak tega dan masih punya hati, yang kedua dia ingin bermanfaat.
Sedang ada orang yang sudah aktif bertahun-tahun diorganisasi tiba-tiba menghilang, pasti punya alasan yang besar. Meninggalkan dunia organisasi ngak semudah membalikkan telapak tangan. Rasanya pasti aneh, dan hatinya pasti memberontak. Dari beberapa yang cerita ke aku, jawabannya dia sudah punya prioritas lain dan tujuannya sudah ngak sevisi sama teman-temannya. Ada juga yyang menjawab aku mau lebih dekat dengan luar, bukan dari sini tetapi.
Sebenarnya orang berorganisasi adalah pilihan. Pilihan yang dirinya sendiri lah yang menentukan. Organisasi adalah sebuah alat yang disediakan lingkungan, dimana kita berada. Sekolah dengan OSIS dan Ekstrakulikuler, Kampus dengan BEM dan Himpunan, Desa dengan karang taruna dan sebagainya. Dibalik bergabungnya seseorang dengan organisasi pasti punya alasan, minimalnya alasan karena dipaksa dan alasan konyolnya karena ingin terkenal. Pasang surut pasti ada, apapun bentuknya. Kadang ngerasa mau lari atau mau meninggalkan namun ada yang ngak bisa, itu sudah biasa dikarenakan kita punya nurani yang emang sudah terbentuk untuk saling peduli. Ataupun yang pergi dikarenakan sudah benar-benar lelah. Namun, bukan berati orang ngak berorganisasi adalah orang yang ngak peduli. Ada banyak hal yang bisa digunakan untuk menjadi bermanfaat. Sekali lagi, organisasi adalah pilihan. Dan ketika kamu berada dititik bawahmu. Ingatlah kembali tujuanmu. Karena dari tujuan itu, pasti kita selalu berkaca apa tujuan kta hidup. Dan apa manfaat kita hidup.
Sekian random nya Mita. Kalau ada salah mohon maap ya. Makasih sudah membaca. Have a nice dream.

Friday, 18 May 2018

PRAK 12 - MEMBUAT ANIMASI 3D KOMERSIAL


1. Tujuan:
Pada tahap ini, kegiatan yang dilakukan adalah membuat animasi 3D yang komersial

2. Alat:
Cinema 4D
After Effect

3. Bahan:
-
4. Dasar Teori:
Cinema4D (C4D) merupakan software penciptaan 3D yang beberapa tahun terakhir mencuri perhatian terutama bagi kalangan desainer dan praktisi multimedia. Kemampuannya menghasilkan visual yang clean dan fresh ditambah dengan kelebihannya yang menonjol pada kemudahan tool handling dan kecepatan rendering image, membuat C4D menjadi salah satu software 3d yang digemari dan berkembang pesat terutama di belahan negara-negara Eropa. Selain Bodypaint (fitur dalam C4D untuk texturing) yang telah memenangi berbagai penghargaan bertaraf internasional, salah satu fitur C4D yang cukup menonjol adalah MoGraph. MoGraph merupakan fitur yang memperkaya C4D dengan aneka visual untuk kepentingan motion graphic. Perbendaharaan visual yang melimpah ditambah dengan kemudahan dan efisiensi yang cukup menonjol dibanding software sejenis menjadi salah satu alasan kenapa C4D terutama MoGraph banyak diakrabi oleh orang-orang broadcast (baca: pertelevisian), salah satu industri yang banyak mengeksplorasi motion graphic. 

5. Tugas Praktikum:
Membuat animasi 3D komersial

6. Petunjuk Praktikum:
-
7. Hasil Praktikum:
Pada praktikum kali ini, Saya mencari referensi yang digunakan untuk acuan saya membuat animasi
 3D komersial

8. Kesimpulan:
Praktikum 12 masih belum saya produksi dikarenakan masih mencari referensi. Banyaknya referensi yang terdapat di Youtube membuat saya bingung, dikarenakan selain mencari referensi yang bagus, saya juga memastikan bahwa referensi tersebut sesuai dengan kemampuan saya.

9. Referensi
https://media.neliti.com/media/publications/166878-ID-mograph-cinema-4d-untuk-menunjang-efek-v.pdf

Friday, 11 May 2018

Kerusuhan Mako! Lantas?


Selamat Pagi, Selamat Hari Jum’at. Semoga harinya indah ya. Eh iya berhubung ini hari Jum’at jangan lupa baca Al Kahfinya ya J. Emang hari ini rasanya kayak hari libur ya? Males mau ngapa-ngapain. Eyaaaa. Meski begitu hari ini kita harus tetap semangat ya guys, sebagai rasa syukur kita atas nikmat hari ini. Alhamdulillah.
Kalian tau ngak topik apa yang paling rame dua hari belakangan ini? Jangan sampe ngak tau ya guys, ngeliat sosmed aja sempet, masa baca berita ngak? Wkwk. Yap, Rusuh di markas  Moko Brimob. Gimana sih tanggapan kalian menurut kejadian itu?
Dikutip dari Kompas.com berikut adalah rentetan kejadiannya
Kerusuhan terjadi di Mako Brimob Kelapa Dua, Depok, Jawa Barat, Selasa (8/5/2018) malam hingga Rabu (9/5/2018) dini hari. Peristiwa yang bermula dari cekcok antara tahanan dan petugas dari personel Brimob Polri ini kian membesar hingga polisi harus mensterilkan lingkungan di sekitar Mako Brimob. Dalam kasus ini, ada 156 napi teroris yang terlibat kerusuhan dan penyanderaan terharap polisi. Ada 9 orang polisi yang disandera, 5 orang di antaranya gugur dibunuh secara sadis dengan luka bacokan dan tembakan, sedangkan 4 lainnya bisa dibebaskan dalam kondisi luka-luka. Sandera terakhir yang bebas adalah Bripka Iwan Sarjana yang merupakan anggota Densus 88 Antiteror. 
Kejadian ini dimulai dari pukul 21.00 WIB, dimana korbannya meninggal pada pukul 01.00 WIB, namun baru di publish kan pukul 16.00 WIB.
Terlepas dari rasa keprihatinan kita, dan terlepas dari  rasa duka kita atas gugurnya para prajurit bangsa. Harapan kita tentunya semoga kejadian ini segera berakhir.
Banyak pertanyaan yang pastinya muncul dibenak kalian. Bukannya ini daerah kawasan polisi elit dengan kemampuan yang ekstra? Dan tentunya peristiwa ini merupakan pukulan telak bagi institusi  Polri.
Banyak masyarakat yang bertanya-tanya mengenai kualitas kinerja Polri, bagaimana markas polri bisa diacak-acak dari dalam. Bahkan, hingga menimbulkan korban jiwa. Dari mana para  tahanan ini mendapatkan alat-alat semacam golok d l l.  Lantas, bagaimana dengan penanganan teroris diluar markas polri?
Dari kasus ini banyak pelajaran berharga yang didapat. Evaluasi-evalusi yang hendaknya diterapin untuk kebaikan kinerja polri kedepannya. Banyak dari netizen yang memberikan  saran dengan meminta bantuan dari  kopasus maupun TNI. 
Hal itu tentunya bukan maksud masyarakat untuk merendahkan kinerja polri, melainkan tujuan agar peristiwa ini segera teratasi.
Entah berbagai macam saran yang sudah disampaikan netizen, namun sebaiknya sebagai warga negara yang baiknya tentunya saran yang kita beri hendaknya saran-saran yang membangun. Bukan dengan saran-saran yang berbau adu domba dengan membawa  ras atau bahkan agama. Agama adalah  hal  terbaik yang dipilih setiap masing-masing individu. Tentunya dalam agama tidak pernah diajarkan untuk berbuat atau bertingkah laku buruk.
Sebagai warga negara rasanya juga sedih bukan  ketika  komentar-komentar kita didunia sosmed dibaca oleh orang dari negara-negara lain. Bukannya malah tamparan  keras (lagi) untuk  Institusi negeri ini. Apalagi ketika komentar kita bernada provokatif yang memicu pertengkaran ditengah duka yang mendera instutusi ini? Ketika seseorang yang awalnya fokus dengan permasalahan ini dan evaluasinya, namun dengan komentar kita menjadi tersulut. Aku rasa kebebasan berkomentar di dunia maya semakin bebas, hingga saking bebasnya terkadang aturan seolah diabaikan. Semoga kita menjadi manusia-manusia yang bijak dalam menggunakan sosial media.
Sebelum random taught ini berakhir, marilah kita mendoakan para abdi negara yang telah gugur kemarin. Semoga, amal-ibadahnya diterima disisiNya dan diampuni dosa-dosanya. dan keluarga diberi ketabahan. Yang terakhir dan tentunya harapan kita semua, permasalahan ini segera selesai, dan evaluasi-evaluasi yang disebutkan benar-benar diterapkan. Dan kejadian seperti ini tidak terulang lagi.
Terimakasih. Mohon maaf apabila ada pendapat aku yang menyakiti hati, dan benar-benar tanpa ada niatan maupun unsur kesengajaan.

Referensi :


Thursday, 10 May 2018

Mahasiswa Kupu-Kupu? Apaansih!


Selamat hari Kamis. Ada yang berharap long weekend? AKUUUUUU. Haha. Liburnya nanggung ya guys. Eh, pada kemana nih hari ini? Jalan-jalan atau me time dirumah? Yah, apapun kegiatan kalian semoga bermanfaat ya guys.
Kali ini aku ingin membahas tentang “kupu-kupu”. Bisa nebak kupu-kupu apa yang sedang aku bahas? Haha. Yap, kupu-kupunya mahasiswa. Ada ngak nih diantara kalian yang menjadi mahasiswa kupu-kupu?
Btw, menurut kalian apasih mahasiswa kupu-kupu? Mahasiswa yang kuliah pulang kuliah pulang? Ah, itu mah kepanjangannya aja kali. Dan kalau jawaban kalian kaya gitu, kalian masih berfikiran sempit. Haha. Sory-sory. Terlalu judge kalau jawabannya itu.
Aku sendiri masih bingung buat mendefinisikan mahasiswa kupu-kupu. Ya, aku tau label ini disematkan pada anak-anak yang apatis, yang ngak ikut organisasi, kepanitiaan, atau kegiatan kampus laiinnya. Ngilangan juga pas ngak ada kuliah dan jarang gabung buat nongki-nongki. Ada yang sependapat?
Menurut kalian enak ngak sih jadi mahasiswa kupu-kupu? Menurutku tiap pribadi bebas menentukan jalan terbaik untuk hidupnnya. Menjadi mahasiswa kupu-kupu juga merupakan salah satu pilihan dari mahasiswa. Entah itu menjadi pilihan terberat ataupun termudah. Meski begitu aku paling ngak setuju kalau mahasiswa kupu-kupu di judge apatis. Ada yang setuju?
Sebelum kia menjudge pernahkah kita mencari tau latar belakang dari hidupnya? Kenapa kok dia melakukan seperti itu? Tiap orrang selalu mempunyai alasan kenapa dia melakukan itu. Meskipun hanya alasan singkat, tapi pasti tetap ada. Ada yang berfikiran menjadi mahasiswa kupu-kupu itu pilihan yang amat berat, dan itu pilihan terakhir. Alasannya? Ada dibalik gelar mahasiswa kupu-kupunya dia bekerja. Bekerja untuk kuliahnya dan masa depannya. Karena apa? Karena dia sudah tidak mau membebani orangtuanya. Bekerja menjadi guru privat, pelayan ataubahkan gojek. Kalau bisa mungkin dia juga ingin untuk aktif di organisasi atau kegiatan kampus yang lain. Toh itu juga haknya bukan.
Ada lagi, dibalik gelar mahasiswa kupu-kupu dia mahasiswa yang sangat rajin belajar. Dia ngak mau membuanng-buang waktunya selain untuk belajar. Apa dia salah? Menurutkku tidak, karena itu pilihannya. Aku yakin dia punya alsan kuat, semisal dengan cara beljar rajin, dia bisa dapat beasiswa dan membahagiakan orangtuanya. Atau karena dia ngak ingin mengecewakan orangtuanya, sedang dia kadang kurang bisa menyerap pelajaran sehingga membutuhkan waktu yang lebih banyak dari teman-temannya. It’s his choice. And it’s his priority. Meskiiii, akademik adalah orientasi setiap mahasiswa entah menjadi mahasiswa kupu-kupu ataupun mahasiswa organisasi.
Ada juga, dibalik gelar kupu-kupunya dia adalah anak organisasi yang aktif. Sudah aktif kegiatan organisasi dari zaman SD hingga SMA menjadikan orientasi nya berbeda. Bukan organisasi lagi, tapi ingin lebih hidupnya bermakna bagi masyarakat. Ada loh yang seperti ini. Di luar ia begitu tanggap dengan fenomena dan bencana, turun tangan langsung. Dan biasanya dia juga bekerja, namun uang hasil keringatnya ia gunakan langsung untuk membantu anak jalanan mungkin. Atau dia menjadi pengajar di kolong jembatan d l l.
Menurutku mengutamakan organisasi diatas akademik adalah tindakan yang agak salah. Kenapa? Organisasi selalu didahului dengan akademik. Tak ada organisasi tanpa ada akademik. Tak ada himpunan tanpa ada jurusan. Takk ada Badan Eksekutif Mahasiswa tanpa adanya Kampus. Jadi, menjadi anak organisasi boleh-boleh saja, atau boleh banget malah. Namun, jangan lupa status kamu sebagai mahasiswa. Kamu disekolahin dan dibantu oleh negara buat belajar sebagai tujuan utama kamu. Meski, dari organisasi juga banyak hal yang dipelajari. Menjadi mahasiswa kupu-kupu merupakan pilihan, pilihan tiap-tiap mahasiswa. Tergantung prioritas dari tiap-tiap individu. Kita tak bisa memaksa seseorang buat aktif diorganisasi, itu hak mereka. Namun, sebagai mahasiswa jangan terlalu anti sosial dengan kegiatan kampus. Kita hidup dalam lingkup sosial, yang suatu hari pastinya kita butuh teman-teman kita. Hargai usaha teman kamu yang sudah berorganisasi, semisal dengan datang atau memberi apresiasi meski sedikit. Aku yakin, dengan begitu kita akan saling menghargai dan menghormati. Tak ada judge dan saling menghakimi. Tak ada yang merasa paling berjuang. Menurutku, apatis boleh menyusahkan jangan.
Kalau ada salah dari penndapatku mohon maaf ya guuys. Have a nice day J

Wednesday, 9 May 2018

Curhat itu ??


Selamat pagi teman-teman semua. Apa kabar nih? Semoga sehat-sehat semua ya. Hehe. Eh, bagaimana harinya pagi ini? Menyenangkan? Bagi anak kuliah rasanya nanggung ya? Kemarin kampus libur buat anak-anak test SBM kemudian besok juga libur, dan Jum’at masuk, Sabtu Minggu libur lagi. Hehe. Meski begitu tetap semangat yaaa.
Hari ini aku mau nulis tentang kegiatan yang sering banget kita lakukan kalau ada masalah. Sama teman utamanya. Tebak apa hayo? Ehm, yap curhat. Kalau yang jawab curhat bener deh, seratus buat kalian.
Menurut kalian apasih curhat itu? Penting ngak suh curhat itu? Dan apa yang kalian rasakan setelah curhat?
Menurut aku, curhat itu berbagi.  Berbagi tentang apa yang kita rasa, untuk mengurasi beban perasaan yang ada pada hati kita. Menurutku curhat ngak harus menemukan solusi, juga ngak mengharapkan orang lain merasakan hal yang sama dengan apa yang aku rasakan. Niatan nya pure buat mengurangi  beban hati, supaya ngak merasa sendiri. Pernah ngak sih ketika kita curhat atau ketika dicurhatin kita mendapat jawaban atau menjawab dengan gimana gitu. Menurutku ini adalah kata-kata yang sering kita lakukan ketika ada orang yang curhat.
Sering ngak sih ketika curhat kita mendapatkan jawaban-jawaban yang bukannya melegakan hati, malah nambah beban dihati? Jawab hayo. Semisal nih aku curhat pada seseorang, setelah kita curhat a hingga z, orang itu dengan mudahnya menjawab  “itumah kamu aja yang lebai” atau “mestinya ngak usah kamu pikirin buang-buang waktu aja” atau “banyak  hal lain yang harusnya kamu pikirin.” Pernah ngak? Ehm, sebenarnya kita tau maksud mereka baik, mereka ngak ingin kita mikirin hal-hal yang menurut mereka ngak penting. Tapi ingat bukan, kita berbeda dengan dia. Terkadang apa yang menurut kita penting, bukan sesuatu yang penting buat mereka. Begitu pula sebaliknya, jika kita jadi  tempat curhat mereka, kurang-kurangin penggunaan kata yang seperti tadi. Ehehe.
Kedua, ketika kita curhat kadang orang lain menyamaratakan tingkat kesulitan yang kita alami dengan dirinya. Dengan entengnya dia menjawab “aku aja bisa, masak kamu ngak” atau “aku yang dengan masalah lebih besar dari kamu aja bisa, masak kamu masih segini aja udah nyerah” atau “bersyukur masalahmu masih segini, temenku ada yang lebih parah dari kamu” hem, kalau disadari kita itu individu-individu yang berbeda. Jangan samakan kekuatan, pola pikir dan tolak ukur kita dengan orang lain. Jjadi, kalau ada yang curhat jangan tiba-tiba judge mereka dengan kalimat itu ya man-teman. Tapi perlakukan yang beda, ketika temenmu itu orang-orang yang butuh penguatan. Gunakan kata-kata itu sebagai motivasi.
Ketiga, kadang ketika curhat ada teman kita yang berlagak paham dengan masalah kita. Memberikan solusi dengan apa yang mereka lalui dan seolah sangat paham dengan kondisi kita. Nyatanya, kadang solusi itu menyesatkan -_-.  Dan jatuhnya kita tambah menyesali keadaan yang sekarang kita hadapi. Jauh lebih enak dan lega kalau mereka ngejawab denga jujur kalau mereka ngak paham. Karena tujuan kita curhat untuk mengurangi beban hati. Namun ketika sidia bertanya solusi, ya jawablah sesuai apa yang kamu ketahui dan jangan sok tau.
Keempat, sering ngak sih ketika kita curhat arah pembicaraan kita dialihkan. Karena mereka atau bahkan kita ketika ada yang curhat merasa ngak competibel dengan topiknya. Padahal, ketika ada yang cerita mereka atau kita tuh membutuhkan keberanian dan keteguhan hati yang sangat. Mending kita dengarkan sampai tuntas, biar mereka plong dan ngak merasa sendiri.
Kelima, tambah memperparah kondisi dengan nyalahin orang lain. Ah ini nih bukannya memperdingin tapi menyulut api. Kan ya sedih. Misal nih ya “wah emang kurang ajar tu si mbak kalau kaya begitu caranya” atau “wah parah banget kelakuan si B”. Permisi, kadang kita ngak tau point perkaranya jangan terlalu cepat buat ngejudge orang tersebut. Dan kadang hal ini malah tambah memupuk kita yang curhat jadi tambah benci atau ingin lari dari keadaan. Atau kadang malah kita yang curhat disalahin. Sering ngak? Misal dengan kata-kata seperti ini “ah kamu aja ynag nethink” atau “coba intropeksi diri dulu” kadang mereka yang curhat itu butuh dukungan karena mereka ada masalah, kalau kata-katanya demikian, itu sama seperti jatuh tambah jatuh lagi. Kalau ini sih jangan, soalnnya termasuk menyulut bara api.
Curhat adalah hal paling mudah dilakukan orang, membagi how we feel to  the other. Langkah yang jauh mudah. Ketika ada orang curhat, it’s means mereka percaya sama kita. Ketika ada orang yang curhat pada kita, mereka sudah mempersiapkan mental dan keberanian. Jauh lebih baik, kita hargai orang yang sudah curhat pada kita. Tapi, masing-masing individu BEDA jangan terapin yang diatas ketika temenmu yang curhat ke kamu adalah anak-anak yang butuh saran dan butuh SOLUSI. Terapin tips-tips diatas adalah untuk mereka yang punya ego tinggi.
Have a nice day  Kawan.
Referensi terdapat dari line.

Tuesday, 8 May 2018

Gaya Hidupku, pilihanku

Gaya hidup
Hallo everybody. Good morning and happy Tuesday. Semangat buat yang hari ini mengikuti ujian SBMPTN semoga mendapatkan hasil yang terbaik.
Kali ini Mita mau bahas tentang gaya hidup atau life style. Apakah kalian-kalian ini termasuk orang-orang yang mengikuti trend? Terpaku pada omongan orang? Atau let it flow as long as you right?
Sebelum menginjak lebih  lanjut tentang bahasan gaya hidup. Menurut kalian apasih yang dinamakan gaya hidup? Pastinya tiap masing-masing individu punya istilahnya masing-masing. Namun,menurut wikipedia gaya hidu adalah bagian dari kebutuhan sekunder manusia yang bisa berubah bergantung zaman atau keinginan seseorang untuk mengubah gaya hidupnya. Tapi kalau definisi menurut aku gaya hidup adalah pola atau suatu cara yang kita terapkan dalam menjalani kehidupan.
Cara ini masing-masing individu memiliki style nya masing-masing. Nah, sekarang coba definisikan gaya hidup menurut kalian masing-masing. Menurutku, dalam kehidupan gaya hiduup itu bermacam-macam. Ada orang yang gaya hidupnya selalu mengikuti trend, ada juga gaya hidup yang berdasarkan pandangan orang, atau gaya hidup yang yah jalani aja, ini style ku kamu mau apa.
Gaya hidup pertama, gaya hidup dimana selalu mengikuti trend. Entah,  gaya hidup ini selalu bercermmin pada modernisasi. Menngikuti trend terkini, entah dari mana dapatnya atau bagaimana caranya dia akan selalu berusaha supaya ngak ketinggalan zaman lah. Semisal nih, ada orang yang punya iphone tipe 8, kemudian iphone X rilis dan akhirnya si dia ini beli lah iphone X supaya tetap dibilang up  to date. Padahal, ipphone 8 nya masih bagus dan sangat layak. Menurutku life style yang kek gini, mendekati life style yang boros. Dan tentunya kkalau income tak sesuai jadinya ribet bukan. Saran-saran kalau income ngak sesuai dikurang-kurangin gaya hidup kek gini. Ribet sendiri bukan?
Tipe yang kedua menurutku, gaya hidup penganut omongan orang. Tipe ini selalu analysis paralysis terhadap omongan orang, menuntut dirinya untuk tampil sempurna didepan orang lain. Misal, si A  punya jabatan tinggi disebuah perusahaan, kemudian ada si B yang jabatanya lebih rendah dari si A. Namun, si B memiliki mobil yang harganya kisaran 400 juta dan si A memiliki mobil seharga 300 juta-an. Namun, karena takut dengan cara pandang orang lain, akhirnya si A membeli mobil dengan harga 500 juta-an. Dan parahnya diambil dengan cara credit, padahal si A masih memiliki banyak tanggungan dan yang lainnya. Dan pada akhirnya si A pun income nya ngak memenuhi,  at least  dia sendiri yang bingung. (Diambil dari instagram jouska). Aku kira banyak banget penganut life style ini disekita kita, entah sadar atau ngak. Jangan gara-gara hanya omongan orang kita jadi susah sendiri. Sebelum mengabil suatu tindakan, jauh lebih baik memikirkan konsekuensinya.
Tipe yang ketiga, tipe let it flow. Mendekati kerenlah. Tipe ini menurutku tipe yang tergantung dari income yang dia dapat, ngak peduli omongan orang asal dia benar, dan memenuhi sesuatu karena kebutuhan. Toh ngak akan ketinggalan zaman juga kali, kalau kita  ngak beli yang tipe terbaru. Kenapa kita harus susah-susah untuk hanya terlihat keren, jjika nyatanya ada yang lebih mudah tanpa mengurangi manfaatnya?
Tapi, kembali  lagi tiap orang punya cara pandang masing-masing mengenai gaya hidup. Kita tak bisa menghakimi gaya hidup orang lain. Asal  baik  menurut dia, kenapa kita harus komentar. Lebih baik yang dikurangin itu nyinyiran kita terhadap kehidupan orang lain. Buang-buang waktuu dan tenaga. Jika ada kesalahan mohon maaf ya guys. Sekian~~~
Have a nice day~~~.